Judul: Katarsis
Penulis: Anastasia Aemilia
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 264 halaman
ISBN: 978-602-03-5575-7 eISBN
Trauma adalah hal yang bisa menyebabkan manusia memiliki penyakit yang hanya dirinya sendiri yang bisa mengerti.
Menceritakan seorang yang berbeda, kemudian memiliki kesenangan dengan darah. Adalah Tara, seorang pelaku sekaligus korban kekejian yang bisa diperbuat manusia. Ia sedang memulihkan diri ketika kasus pembunuhan berantai terjadi kembali setelah beberapa puluh tahun.
Katarsis menyajikan teror yang tidak ditutup-tutupi. Dengan beberapa sudut pandang yang berganti, jangan harap ada misteri yang akan membuatmu penasaran. Semua disajikan dengan alur cerita yang tidak berbelit, sangat mudah dimengerti.
Namun, kengeriannya terasa dari halaman ke halaman. Apalagi halaman awal. Jujur, pembunuhan keluarga Johandi adalah puncak kengerian dari peristiwa sepanjang cerita. Kita akan memohon agar peristiwa keji itu cepat berlalu tetapi tak rela meninggalkan halaman buku.
Menuju tengah cerita, kita bisa bernapas lega. Tensinya turun. Kemudian akan naik lagi ketika konklusi dibadirkan.
Sayangnya, adegan pamungkas kalah ngeri dengan adegan awal—peristiwa pembunuhan keluarga Johandi—sehingga klimaks kurang terasa.
Psychology thriller ini cukup menghibur untuk para pecinta thriller karena adegan kekerasannya akan membuat kita sedikit pusing membayangkannya. Yep, Anastasia berhasil menggambarkan adegan kengerian dengan tensi yang cukup tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar